5 Tips Menghadapi Beban Kerja yang Memberatkan dan Penuh Tekanan

    0
    427

    Salah satu waktu yang kita punya, kita pakai untuk bekerja. Demi mempertahankan hidup, menjemput rejeki. Hal ini turun-temurun kita lakukan mulai dari revolusi industri 1.0 hingga sekarang tiba di revolusi industri 4.0. Bekerja tetap menjadi bagian penting dalam hidup kita di dunia.

    Kadang, tidak selamanya bekerja itu menyenangkan. Ada-ada saja gangguan, perasaan, atau bahkan hambatan yang membuat kita jengah dan terbebani. Seolah-olah kita tidak bisa menikmati pekerjaan yang sedang kita jalani. Penuh tekanan dan selalu memberatkan. Ada apakah ini?

    Dalam tulisan yang singkat ini, penulis ingin menyampaikan lima tips untuk menghadapinya. Menjalani beban kerja dengan perasaan yang lebih stabil, disiplin, hingga mampu melakukannya tanpa pamrih. Yuk kita mulai.

    1. Bangun pagi, dan rencanakan harimu

    Tips Menghadapi Beban Kerja
    Bangun pagi

    Bagaimana kita mengawali hari, menentukan bagaimana hari kita berjalan. Artinya, apabila kita awali hari dengan bangun pagi dan bersyukur, lalu meditasi dan mengucapkan hal-hal positif, maka hari tersebut pun akan berjalan manis. Hal ini sangat efektif apalagi untuk kita yang sedang dilanda tekanan pekerjaan.

    Bangun pagi, lalu merencanakan “mau ngapain hari ini” adalah metode yang efektif agar hari kita berjalan lancar dan sesuai ekspektasi. Setidaknya, dengan merencanakan kegiatan di hari tersebut, kita bisa segera menyelesaikan tugas-tugas yang harus diselesaikan sehingga tidak ada waktu yang terbuang sia-sia.

    2. Jadi lebih rapi dan terorganisir

    Lebih rapi
    Lebih rapi

    Hidup yang tertata akan terasa lebih mudah menjalankannya. Jadilah lebih rapi dalam segala aspek hidup kamu. Baik dari menata barang di rumah, menata jadwal kegiatan, bahkan sampai menata rencana kehidupan mendatang. Jadilah orang yang tau sehabis melakukan A, akan melakukan B, C, dan seterusnya.

    Hal ini masih berhubungan dengan poin 1, dimana kita dianjurkan untuk merencanakan hari lewat to-do-list. Nah, menjadi lebih rapi juga dapat dibuktikan dengan selalu mencatat hal apa saja yang harus dilakukan. Organisis seluruh kegiatan, atau bahkan barang-barang yang ada di sekitar.

    3. Buat suasana yang nyaman

    Suasana kerja nyaman
    Suasana kerja nyaman

    Kita seringkali merasakan tidak ada ide, tidak ada gairah, tidak ada dorongan untuk melakukan sesuatu. Salah satu penyebabnya, bisa jadi karena kita kurang merasa nyaman dengan suasana yang sekarang kita rasakan. Apakah terlalu bising, terlalu ramai, terlalu berantakan, apapun itu yang tak nyaman.

    Karena itulah, usahakan untuk selalu menciptakan ruangan yang memang kamu banget. Masih ada hubungannya dengan poin 2, dimana kamu sebaiknya menjadi lebih rapi dan terorganisir. Nah, buat suasana tempat bekerjamu menjadi lebih rapi, dan tambahkan pernak-pernik yang membuatmu nyaman.

    4. Kerjakan satu per satu

    Single tasking
    Single tasking

    Pernah merasa sangat stres saat kamu membayangkan betapa banyaknya pekerjaan yang dibebankan kepada kita ternyata sangat banyak dan senantiasa menunggu untuk kita kerjakan? Memang sangat menggangu, sih. Kita malah jadi tidak dapat fokus, terus-terusaan kepikiran pekerjaan tersebut.

    Solusinya adalah, coba deh untuk mengerjakannya satu dulu. Satu pekerjaan di satu waktu. Sudah, tidak perlu dipikirkan lagi. Tidak perlu ditunda lagi. Kerjakan sekarang, satu pekerjaan saja. Jika sudah, coret pekerjaan tersebut dan siapkan pekerjaan yang lainnya. Percaya deh, kamu akan ketagihan buat mencoret lagi.

    5. Kerjakan saja, tak perlu menunggu sempurna

    Kerjakan saja
    Kerjakan saja

    Memang sih, kita pengen pekerjaan kita menjadi master piece yang sempurna, dipuji, dan dibanggakan. Tapi, kalau pekerjaan ini ada hubungannya dengan deadline, ya kita tidak bisa memaksakan kesempurnaan tersebut. Yang paling ditunggu adalah pekerjaan tersebut selesai tepat pada waktunya.

    Kerjakan saja saat ini juga, tidak perlu memikirkan apakah nanti bisa sempurna atau tidak. Kerjakan aja, selesaikan. Nanti, kalau ada yang salah-salah sedikit, bisa kamu revisi. Ada waktunya buat merevisi, kalau sekarang, fokuslah untuk mengerjakan. Kuncinya ya mulai aja dulu.

    Itulah tadi kelima tips untuk menghadapi beban kerja yang terus menggebu-gebu. Seolah-olah seperti hujan di awal musim penghujan, datangnya menyerbu tanah dengan penghuninya di bumi. Namun, jika kita sikapi dengan baik, maka pekerjaan bisa diselesaikan satu per satu, hingga tuntas.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here