Teknik Fotografi ModelDi artikel kali ini saya akan menulis tentang Teknik Fotografi Model atau sebutan keren nya disebut Modelling Photography. Ada baik nya kita kenal terlebih dahulu apa itu fotografi model.

Dari namanya sudah jelas Fotografi Model, pasti objek atau yang menjadi point of view nya adalah seorang model yang dalam hal ini tentu saja adalah manusia yang memeragakan pose atau gestur (gerakan tubuh). Saat model fotografer keren pastinya ia akan tahu apa yang harus dilakukan di depan kamera.

Nah, sebenarnya memotret model (modelling photography), teknik dasarnya hampir sama dengan memotret obyek lainnya, hanya saja memiliki perbedaan khusus. Perbedaannya tentu saja seperti yang udah aku tulis tadi, adalah pada obyek yang kita foto, yaitu ‘manusia’ baik itu laki – laki atau pun wanita baik anak – anak maupun dewasa. Banyak sekali unsur yang mempengaruhi hasil kita ketika memotret manusia.

Pada saat workshop, Arbain Rambey senior fotografer Kompas mengatakan, hal terpenting memotret model adalah gestur atau gerakan tubuh, ekspresi, selanjutnya lain-lainnya misalnya pencahayaan, background dan sebagainya. Meskipun model memiliki wajah cantik dan seksi, tapi jika gerakan tubuh nya kaku tidak bisa pose akan menghasilkan foto yang kurang menarik.

Beberapa faktor utama yang menjadi penilaian utama dalam memotret model, antara lain: pose model, lalu ekspresi, lokasi yang tepat, komposisi, angle, pakaian, wardrop, makeup, background yang mendukung dan tentunya lighting yang tepat.

Baca juga : (Tips dan Trik Belajar Fotografi Bagi Pemula Dengan Kamera DSLR)

Pada saat kita mendengar kata model bayangan kita terarah pada seorang wanita yang cantik, muda dan memiliki tubuh yang aduhai. Istilah ini sebenarnya salah, karena pengertian model yang sebenarnya adalah seseorang yang menjadi objek dalam sebuah foto. Mulai dari bayi, remaja, orang tua sampai kakek nenek.

Teknik Fotografi Model ala Fotografer Profesional

Contoh-Foto-Model-CloseUp
Copyright rullytrisaputra.com

Salah satu teknik fotografi model adalah menguasai atau paling tidak mengerti unsur-unsur teknisnya. Karena bagus hasil jepretan sebuah foto dipandang tetap dibangun oleh unsur-unsur teori dasar fotografi. Tidak perlu repot-repot, cukup hanya dengan bermain-main dengan komposisi (Rule of Third) dengan pencahayaan, maka sebuah foto model bisa didapat dengan bagus. Selebihnya tinggal bagaimana cara fotografer mengarahkan Pose dan Ekspresi sang model. Dan juga jangan lupa terapkan teori segitiga exsposure dalam memotret model.

Contoh-Foto-Model-Fashion
copyright rullytrisaputra.com

Kemampuan model dalam berpose dan berekspresi tetap menjadi unsur yang tak terpisahkan dari keberhasilan sebuah fotografi model. Dalam hal ini, tentunya anda menyesuaikan pose model sesuai dengan tema pemotretannya. Hal yang tidak kalah penting juga yaitu dalam kedekatan emosional, kemampuan berkomunikasi dalam mengarahkan pose dan exspresi model. Dalam teknik fotografi model, seorang talent juga mempunyai peran penting untuk bisa mendapatkan hasil yang elegan.

4 Hal Terpenting Saat Memotret Model (Modeling Photography)

1. Ekspresi

Buat si model senang untuk menciptakan ekspresi yang menyenangkan, dan kendalikan suasananya. Tugas seorang fotografer yaitu mencairkan suasana sehingga secara tidak
sadar didapatkan ekspresi model yang natural dan menarik. Seperti yang kita ketahui bahwa setiap orang punya kelebihan dan kekurangan. Tugas fotografer saat memotret model adalah mengurangi, mengeliminasi kelemahan atau kekurangan pada objek sehingga yang tampil adalah bagian yang menarik. Butuh kesabaran dalam mengambil moment yang baik. Jeda 30 detik dapat menghasilkan foto dengan mode yang berbeda dari sebelum atau sesudahnya.

2. Gestur atau Sikap/Gerakan Tubuh

Gerakan tubuh model saat berpose harus lahmenarik dan fresh. Jika ada bagian tubuh yang kurang proporsional dianggap sebagai kelemahan atau kekurangan. Kurang disukai oleh orang yang melihat foto, maka perlu dieliminasi mengambil dari sudut yang dapat menutupi kelemahan. Dalam hal teknik fotografi model hijab memang dalam hal gestur sangat diperhatikan, karena ada batasan gestur saat memotret. Memotret wajah secara close up paling mudah, memotret setengah badan lumayan sulit dan memotret seluruh badan adalah yang paling sulit. Karena mengarahkan sikap tubuh dan harus menghilangkan banyak objek yang tidak diperlukan.

3. Harmoni dengan Background

Background sebuah foto bisa membuat indah, tapi juga bisa membuat foto model rusak. Jika latar belakang dirasa mengganggu. Istilah yang umum yaitu kebocoran objek, maka dapat dikaburkan dengan setingan apperture lebar F dengan nomor kecil. jika tidak dapat dikaburkan dapat diambil lebih besar (close up) untuk menghilangkan bagian yang tidak diinginkan. Penyesuaian dengan background atau latar belakang menjadi pertimbangan yang penting dalam fotografi.

4. Pencahayaan

Dalam teknik fotografi model indoor pencahayaan memegang peran penting. Karena fotografi adalah bagian dari permainan cahaya. Sehingga kunci fotografi harus pintar bermain cahaya, mengendalikan cahaya kuat dan lemah. Bayangan di foto untuk dikendalikan dan foto tanpa bayangan terasa mati. Pengambilan dari arah yang tepat akan menjadikan foto menarik. Sumber pencahayaan paling buruk adalah blitz atau flash bawaan kamera yang arah nya tegak lurus dari kamera terhadap objek.

Tips Memotret Model Yang Harus Diperhatikan

Contoh-Foto-Model-Hitam-Putih-200x300
copyright rullytrisaputra.com

1. Konsep : Sebelum memotret model tentukanlah dulu konsep yang diinginkan. Agar si modelpun tidak bingung saat memilih kostum. Dengan konsep tertentu, foto model akan lebih memiliki cerita dibandingkan memotret model tanpa konsep.

2. Properti : Memanfaatkan properti akan dapat menciptakan suasana. Untuk itu usahakan memanfaatkan properti sesuai dengan konsep. Namun juga jangan terlalu berlebihan menggunakan propertinya. Jika anda lupa mempersipakan properti, manfaatkan properti yang sudah ada di lokasi untuk menciptakan suasana.

3. Kostum dan Makeup : Dalam pemotretan model, make up dan kostum merupakan suatu hal yang penting. Carilah kostum yang tepat dengan model dan konsep yang sudah ditentukan. Selain itu juga dengan make up, buatlah makeup yang sesuai dengan konsep atau keinginan kalian. Kostum dan make up akan sangat mempengaruhi keberhasilan hasil foto nantinya.

4. Waktu : jika pemotretan berada di luar ruangan, waktu yang ideal adalah jam 8-10
pagi dan 3-5/6 sore. waktu tersebut cahaya matahari masih lembut. Sehingga bayangan yang muncul di bagian bawah kelopak mata, hidung dan leher tidak terlalu keras. Dalam teknik memotret model malam hari pastikan nyalakan lampu.

5. Lokasi : Cari lokasi yang cocok dengan konsep yang sudah di tentukan. Carilah lokasi seperti taman atau tempat menarik lainnya yang memiliki kondisi cahaya yang cukup dan tidak ramai. Kecuali Anda sudah memiliki peralatan lighting yang memadai. Itulah salah satu teknik fotografi model outdoor.

6. Peralatan : Selain kamera&memory siapkan juga peralatan mendasar untuk memotret
model. Reflector, sangat lah dibutuhkan saat memotret model yang berfungsi sebagai media pantulan dari cahaya matahari atau disebut sebagai fill in light.

7. Komposisi dan Pengambilan Angle : Soal komposisi terkadang menjadi pilihan fotografer ingin seperti apa foto yang diinginkan. Aturan Rule of Third menjadi modal awal sebelum memotret model dalam hal komposisi. Begitu juga dengan sudut pengambilan, misalnya potretlah obyek kita sejajar dengan obyeknya.

8. Olah Digital : Dalam mengedit hasil jepretan Penting untuk diperhatikan adalah tone/warna kulit, kostum dan lain – lain. Hati – hatilah dalam bermain warna, sebisa mungkin warna natural sebagai pilihan yang aman.

Membuat foto model bisa disebut berhasil jika fotografer berhasil mengkomunikasikan ide di benaknya kepada para pemirsa foto. Jika orang yang melihat hasil foto terlihat mengerutkan dahi. Pertanda bingung atau memicingkan mata pertanda tak nyaman memandang, maka bisa dibilang pemotretan belum berhasil sepenuhnya.

Lain halnya jika pemirsa foto mengangguk-angguk pertanda paham atau diam untuk merenung lantaran bisa meresapi arti dan rasa dari foto yang dilihatnya. Keberhasilan itu menjadi lebih berguna lagi tatkala muncul inspirasi-inspirasi baru di benak pemirsa foto setelah melihat karya-karya Anda.

Semoga artikel Tips dan Trik Teknik Fotografi Model untuk Pemula ini berguna bagi Anda yang ingin belajar Teknik Fotografi Model. Selamat Mencoba!

 

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here